*Jamaah Tani Muhammadiyah Lampung Tengah Gelar Turba Terakhir Periode Pertama di PCM Terbangi Besar*

*LAMPUNG TENGAH* – Jamaah Tani Muhammadiyah Daerah Lampung Tengah (Jatam Lampung Tengah) menutup rangkaian Turba atau Turun ke Bawah periode pertama dengan kunjungan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Terbangi Besar, Minggu [16/8/2026].

Kegiatan turba ini merupakan agenda terakhir dari 28 kecamatan yang di kelompokkan ke 6 lokasi yang telah dikunjungi Jatam Lampung Tengah selama satu periode kepengurusan. Tujuannya untuk menguatkan konsolidasi, mendengar langsung aspirasi petani, dan memetakan potensi pertanian di tingkat cabang.

Ketua Jatam Lampung Tengah, Agung Sarwono, menyampaikan bahwa Terbangi Besar memiliki potensi besar di sektor padi, jagung, dan hortikultura. Namun masih banyak petani yang membutuhkan pendampingan terkait akses pupuk, bibit unggul, dan pemasaran hasil tani.

“Turba ini bukan seremonial. Kami ingin hadir, duduk bersama, dan mencari solusi bersama warga tani Muhammadiyah di cabang. PCM Terbangi Besar jadi titik akhir periode pertama, dan ini akan jadi bahan evaluasi untuk program periode selanjutnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Pimpinan PCM Terbangi Besar, Majelis Ekonomi, serta kelompok tani binaan Muhammadiyah setempat. Diskusi mengangkat isu regenerasi petani muda, penguatan kelembagaan petani, dan pemanfaatan lahan wakaf Muhammadiyah untuk pertanian produktif.
Ketua PCM Terbangi Besar, Ust. Hariyanto, M.PdI, menyambut baik kehadiran Jatam Lampung Tengah. Ia berharap ke depan ada pelatihan pertanian modern dan pendampingan usaha tani yang berkelanjutan agar petani Muhammadiyah semakin mandiri dan berkemajuan.

Turba terakhir periode pertama ini juga di hadiri pimpinan daerah Lampung Tengah Sekertaris Daerah Muhammadiyah Lampung Tengah, Dr. One Untoro, S.IP., MIP., sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini untuk sarana dakwah bidang pertanian, bahwa Muhammadiyah turut memperjuangkan kemakmuran masyarakat.
 
Sebagai penutup turba, Jatamn Lampung Tengah juga menyerahkan bantuan bibit dan Jatam Lampung Tengah dan Polinela telah bekerjasama dan sudah MoU akan melakukan demplot tanaman kedelai edamame dilahan milik warga Muhammadiyah di Desa Poncowati.

Dengan selesainya turba periode pertama ini, Jatam Lampung Tengah akan merumuskan program kerja prioritas untuk periode berikutnya, dengan fokus pada penguatan ekonomi petani dan ketahanan pangan berbasis persyarikatan di bidang Tanaman pangan seperti Padi, Kedelai edamame, serta Cabe Jawa dan Tanaman buah lainnya.