*PEMANFAATAN IRPOM SUMBER AIR SUNGAI TATAYAN DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN KAMPUNG PURWOREJO*

*LAMPUNG TENGAH* – Produktivitas pertanian di Kampung Purworejo, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah mulai meningkat setelah adanya pemanfaatan *Irpom - Irigasi Pompa* dengan sumber air dari *Sungai Tatayan*. 

Selama ini sebagian besar lahan di Purworejo merupakan sawah tadah hujan yang hanya bisa ditanami 1 kali dalam setahun. Dengan adanya Irpom, petani kini bisa melakukan tanam hingga 2 kali setahun meski di musim kemarau.

“Alhamdulillah sekarang tidak takut kekeringan lagi. Dulu kalau Juli-Agustus sawah kering total. Sekarang air dari Sungai Tatayan bisa kita pompa langsung ke sawah. Hasil panen juga naik,” ujar Ketua Kelompok Tani Kampung Purworejo, Senin (27/7/2026).

Dalam melakukan pemompaan air masih sistem bergiliran menggunakan selang plastik, belum adanya jaringan pipa permanen sehingga masih sistem bergilir karena instalasi pipa belum memadai.

Menurut keterangan petani, saudara Dedi Irawan yang biasa dikenal Didi Ayam. Mengatakan " sudah melakukan pemompaan sebanyak enam kali". Untuk pembelian BBM sistem bergantian mengisi saat menggunakan Irpom. 
Masih menurut Didi, pembiayaan selama ini sudah menghabiskan 2 juta rupiah, menurut petani lain Ratim yang juga memakai Irpom sudah melakukan pemompaan 2 kali menghabiskan biaya 150 ribu di prediksi sekali lagi pemompaan sampai panen.

Menurut petani lain saudara Randim yang juga memanfaatkan Irpom dengan lahan 2 ha di hitung untuk pembelian BBM sudah menghabiskan 2 juta rupiah di prediksi bisa sampai panen.

Irpom yang dipasang di bantaran Sungai Tatayan ini dikelola secara gotong royong oleh kelompok tani setempat dengan pendampingan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Tengah. 

Para Petani Purworejo menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. “Ini solusi nyata bagi petani kami. Sungai Tatayan debit airnya cukup sepanjang tahun. Dengan Irpom, lebih dari 20 hektare sawah di Purworejo sekarang bisa terairi,” katanya.

*Dampak Pemanfaatan Irpom di Kampung Purworejo:*
1.  *Indeks Pertanaman Naik*: Dari 1x menjadi 2x tanam padi dan palawija
2.  *Mengurangi Risiko Gagal Panen* saat musim kemarau panjang
3.  *Meningkatkan Pendapatan Petani* karena frekuensi panen bertambah
4.  *Efisiensi Biaya* karena pengelolaan dilakukan mandiri oleh kelompok tani

Dinas Pertanian juga memberikan pelatihan teknis operasional mesin pompa, perawatan, serta pengaturan jadwal gilir air agar distribusi merata dan tidak terjadi konflik antarpetani.

Petani berharap ke depan pemerintah dapat menambah unit Irpom dan membangun jaringan pipa permanen agar jangkauan air semakin luas.
“Dengan pemanfaatan Irpom Sungai Tatayan ini, kami optimis Kampung Purworejo bisa menjadi lumbung pangan yang lebih kuat dan mendukung ketahanan pangan di Lampung Tengah,” tutup salah satu petani Kampung Purworejo.